Zubat

Zubat
Kecepatan★★★★★5
Kekuatan★★★★★3
Keterampilan★★★★★4
Stamina★★★★★3
Lompatan★★★★★5
Total20

Zubat adalah Pokémon bertipe ganda Racun/Terbang yang diperkenalkan pada Generasi I. Makhluk kecil berwarna biru menyerupai kelelawar ini dikenal tidak memiliki mata, dan sebagai gantinya mengandalkan gelombang ultrasonik yang dipancarkan dari mulutnya untuk bernavigasi dan mendeteksi rintangan. Meski buta, Zubat sangat mahir terbang melewati gua yang gelap dan sempit. Ia memiliki selaput sayap berwarna ungu yang ditopang dua jari memanjang dan dua ekor panjang yang tipis.

Zubat bersifat nokturnal, lebih suka tidur di tempat gelap pada siang hari, seperti gua atau di bawah atap bangunan tua. Saat terkena sinar matahari, Zubat menjadi tidak sehat, dan paparan yang berkepanjangan bahkan dapat membuat kulitnya yang tipis terbakar. Menariknya, Zubat yang telah ditangkap dan dilatih teramati lebih tahan terhadap cahaya siang.

Pokémon ini sering membentuk koloni di tempat yang selalu gelap. Saat cuaca lebih dingin atau ketika tidur, Zubat berkumpul bersama untuk saling menghangatkan. Mereka dikenal meninggalkan tempat tinggalnya pada malam hari dalam kelompok besar untuk mencari mangsa.

Data Pokédex

  • Tipe: Racun/Terbang
  • Tinggi: 0,8 m
  • Berat: 7,5 kg
  • Kemampuan: Inner Focus, Infiltrator (Kemampuan Tersembunyi)
  • Tingkat Tangkap: 255 (33,3% dengan Poké Ball, HP penuh)

Pembiakan

  • Kelompok Telur: Flying
  • Rasio Jenis Kelamin: 50% jantan, 50% betina
  • Siklus Telur: 15 (3.599–3.855 langkah)

Catatan Pokédex di Berbagai Versi

  • Red/Blue: "Membentuk koloni di tempat yang selalu gelap. Menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengenali dan mendekati sasaran."
  • Yellow: "Memancarkan jeritan ultrasonik saat terbang. Jeritan itu berfungsi sebagai sonar untuk memeriksa benda di jalurnya."
  • Gold: "Saat terbang, ia terus memancarkan gelombang ultrasonik dari mulutnya untuk memeriksa sekelilingnya."
  • Ruby: "Zubat diam tak bergerak di tempat gelap selama jam-jam siang yang terang. Ia melakukannya karena paparan matahari yang lama membuat tubuhnya sedikit terbakar."
  • Sword: "Ia memancarkan gelombang ultrasonik dari mulutnya untuk memeriksa sekelilingnya. Bahkan di gua yang sempit, Zubat terbang berkeliling dengan lihai."

Evolusi

Zubat berevolusi menjadi Golbat pada level 22, yang kemudian berevolusi menjadi Crobat saat naik level dengan tingkat persahabatan tinggi.

Kebiasaan dan Adaptasi di Berbagai Generasi

Selama bergenerasi, mata Zubat berangsur-angsur menutup, menghilangkan penglihatannya akibat hidup di gua yang gelap gulita. Adaptasi ini membuat mereka mengandalkan ekolokasi. Frekuensi jeritan ultrasonik mereka dapat sedikit berbeda antar koloni Zubat. Pada gim-gim yang lebih baru, dicatat bahwa kulit Zubat begitu tipis sehingga dapat terbakar oleh sinar matahari, yang mendorong kebiasaan mereka berkumpul untuk saling menghangatkan saat cuaca dingin.