Pupitar adalah Pokémon bertipe Batu/Tanah yang diperkenalkan pada Generasi II. Ia adalah tahap kedua dalam garis evolusi Larvitar. Pupitar terbungkus cangkang keras berwarna abu-abu kebiruan yang kekerasannya sebanding dengan batuan dasar. Meski terkurung dalam cangkang ini, Pupitar dapat bergerak bebas dan memiliki daya hancur yang luar biasa. Mata merahnya terlihat melalui dua lubang di cangkang, dengan dua lubang lagi di atasnya yang menyerupai alis.
Pokémon ini memiliki cara bergerak yang unik. Ia menghasilkan gas di dalam tubuhnya, yang dimampatkan lalu disemburkan dengan kuat untuk mendorong dirinya seperti jet. Dorongan ini begitu kuat sehingga Pupitar dapat meluncurkan diri seperti roket dan bahkan merobohkan gunung dengan amukannya. Tubuh Pupitar sangat tahan banting, mampu bertahan dari tabrakan dengan baja padat tanpa kerusakan.
Pupitar dikenal sebagai Pokémon yang merepotkan dan tak sabar untuk berevolusi. Ia melampiaskan stresnya dengan melesat ke sana kemari secara liar menggunakan gas bertekanan. Bahkan saat tidur, Pupitar terus bergerak. Ia menghuni pegunungan yang keras dan dapat ditemukan di lingkungan menyerupai gua.
Data Pokédex
- Kategori: Pokémon Cangkang Keras
- Tinggi: 1,2 m
- Berat: 152,0 kg
- Kemampuan: Shed Skin
- Rasio Jenis Kelamin: 50% jantan, 50% betina
- Kelompok Telur: Monster
Pengembangbiakan
Pupitar termasuk dalam kelompok telur Monster. Ia dapat berkembang biak dengan Pokémon yang cocok untuk menghasilkan telur Larvitar. Beberapa egg move-nya meliputi Ancient Power, Assurance, Curse, Dragon Dance, dan Iron Head.
Entri Pokédex di Berbagai Versi
- Gold: Cangkangnya sekeras lempengan batu, dan ia juga sangat kuat. Amukannya dapat merobohkan gunung.
- Silver: Bahkan saat tersegel dalam cangkangnya, ia dapat bergerak bebas. Keras dan cepat, ia memiliki daya hancur yang luar biasa.
- Crystal: Ia tidak mau diam, bahkan saat masih berupa pupa. Di balik cangkangnya yang kokoh, ia sudah memiliki lengan dan kaki.
- Ruby/Sapphire: Pupitar menghasilkan gas di dalam tubuhnya yang dimampatkan lalu disemburkan dengan kuat untuk mendorong dirinya seperti jet. Tubuhnya sangat tahan banting, sehingga tidak rusak meski menabrak baja padat.
- X/Y: Tubuhnya sekeras batuan dasar. Dengan melepaskan gas bertekanan, ia dapat meluncurkan diri seperti roket.
Evolusi
Pupitar berevolusi dari Larvitar pada level 30 dan berevolusi menjadi Tyranitar pada level 55.
Kebiasaan dan Perubahan di Berbagai Generasi
Pada generasi-generasi berikutnya, lebih banyak detail tentang perilaku Pupitar terungkap. Di Pokémon Sleep disebutkan bahwa Pupitar bergerak ke sana kemari bahkan saat tidur. Entri Pokédex di Ultra Sun menggambarkannya sebagai Pokémon yang merepotkan dan tak sabar berevolusi, yang melampiaskan stresnya melalui cara geraknya yang unik. Habitatnya diperluas hingga mencakup berbagai area menyerupai gua di Grand Underground pada gim-gim terbaru.