Larvitar

Larvitar
Kecepatan★★★★★3
Kekuatan★★★★★4
Keterampilan★★★★★4
Stamina★★★★★3
Lompatan★★★★★3
Total17

Larvitar adalah Pokémon reptil kecil berwarna hijau dengan kulit berbatu yang diperkenalkan pada Generasi II. Ia memiliki duri tumpul di puncak kepalanya, moncong pendek yang membulat, serta tanda hitam segitiga di bawah dan di sudut atas matanya yang merah. Sisik merah menutupi perutnya yang berbentuk berlian, dan terdapat beberapa lubang kecil di tubuhnya. Lengannya yang pendek tidak memiliki jari, sedangkan kakinya masing-masing hanya memiliki satu kuku. Ekor Larvitar menyerupai mesin bor terowongan, dengan pusat berbentuk kerucut yang dikelilingi cincin sisik berbentuk lempengan.

Lahir jauh di bawah tanah, Larvitar harus memakan tanah di sekitarnya untuk mencapai permukaan dan melihat wajah orang tuanya. Ia tumbuh dengan memakan tanah dan akan memasuki tahap pupa setelah menghabiskan tanah sebanyak satu gunung. Larvitar biasanya hidup di pegunungan, perbukitan, dan gua, serta kurang mampu beradaptasi dengan cahaya terang. Menariknya, kadang ditemukan Larvitar yang sedang tidur sambil memegang gumpalan tanah yang setengah termakan, yang diyakini karena ia tertidur setelah perutnya penuh.

Data Pokédex

  • Tipe: Batu/Tanah
  • Spesies: Pokémon Kulit Batu
  • Tinggi: 0,6 m
  • Berat: 72,0 kg
  • Kemampuan: Guts, Sand Veil (Kemampuan Tersembunyi)

Pengembangbiakan

  • Rasio Jenis Kelamin: 50% jantan, 50% betina
  • Kelompok Telur: Monster

Entri Pokédex di Berbagai Versi

  • Gold/Silver: Lahir jauh di bawah tanah, ia muncul ke permukaan dan menjadi pupa setelah selesai memakan tanah di sekitarnya.
  • Crystal: Ia memakan tanah. Setelah menghabiskan satu gunung besar, ia tertidur agar dapat tumbuh.
  • Ruby/Sapphire: Larvitar lahir jauh di bawah tanah. Untuk naik ke permukaan, Pokémon ini harus memakan tanah di atasnya. Sampai hal itu selesai, Larvitar tidak dapat melihat wajah orang tuanya.
  • FireRed: Ia lahir jauh di bawah tanah. Ia tidak bisa keluar sebelum menghabiskan seluruh tanah di sekitarnya.

Evolusi

Larvitar berevolusi menjadi Pupitar pada level 30, yang kemudian berevolusi menjadi Tyranitar pada level 55.

Kebiasaan dan Perubahan di Berbagai Generasi

Di Pokémon Sleep disebutkan bahwa Larvitar dapat ditemukan sedang memegang gumpalan tanah setengah termakan saat tidur. Kegemaran Pokémon ini memakan gunung, pagar, atau mungkin apa saja bisa jadi berasal dari legenda Tarasque. Nama Jepangnya, Yogiras, mungkin merupakan gabungan dari "yōji" (bayi atau anak kecil) atau "yōsei" (larva) dan "kirai" (benci), yang mungkin merujuk pada kelahirannya jauh di bawah tanah, terpisah dari orang tuanya.